Cara Memulai Bisnis untuk Pemula

Berbisnis bukanlah hal yang sangat sulit, namun bukan juga hal yang sangat mudah. Butuh komitmen yang kuat untuk menjalankannya. Banyak yang sudah ingin memulai bisnis tetapi pada akhirnya berhenti di tengah jalan hanya karena menemukan kendala. Kendala itu sebetulnya yang akan membuat bisnis Anda semakin berkembang dan luas. Oleh karena itu sebuah bisnis harusnya dipegang oleh orang yang mempunyai jiwa kewirausahaan yang tangguh.

Faktor-Faktor Produksi

Dalam berbisnis tentunya harus memiliki kesigapan mental yang besar untuk menghadapi berbagai tantangan dan hambatan yang ada. Untuk itu kali ini akan dijelaskan bagaimana memulai bisnis agar dapat menghasilkan keuntungan yang maksimal.

  1. Niat

Seseorang yang mempunyai keinginan yang kuat akan didampingi dengan niat yang besar pula. Oleh karena itu, niat sangat diperlukan agar motivasi dalam berbisnis dapat lebih terdorong. Apabila niat sudah terbentuk nantinya untuk memulai usaha tantangan seberat apa pun pasti tidak akan takut dan berani melewati segala kesusahan yang ditemukan dalam menjalankan bisnis yang akan Anda pegang.

  1. Barang yang Akan Dijual

Angkah yang kedua adalah dengan memilih barang apa yang akan Anda jual. Anda dapat melihat peluang pasar, dengan melihat atau melakukan survei dapat membantu Anda menemukan produk apa yang kira-kira memiliki keuntungan yang besar.

Namun, jika Anda masih belum menemukan sesuatu yang pas untuk dijual, boleh Anda mencoba untuk menjual barang yang Anda suka. Seperti halnya Anda sangat hobi dengan sepak bola, Anda bisa menjual jersey atau kaos sablon bergambar logo-logo tim sepak bola. Bisa juga menjual sepatu futsal dengan kualitas yang baik namun dengan harga yang terjangkau.

  1. Modal

Mungkin modal merupakan salah satu hambatan untuk para wirausahawan dalam memulai bisnis mereka. modal dianggap sebagai faktor yang membuat semua orang merasa butuh uang yang tidak sedikit dalam membangun usaha. Namun, modal dalam hal ini tidak hanya soal uang.

Seperti halnya usaha dropship, meskipun tidak membutuhkan modal berupa uang karena Anda akan menjual produk suplier, namun Anda membutuhkan modal berupa handphone dan kuota data untuk mempromosikan barang dagangan serta berhubungan dengan konsumen atau suplier. Seseorang yang berwirausaha seyogyanya dapat memaksimalkan keuntungan dengan modal yang seminimal mungkin.

  1. Produsen atau Agen

Setelah menentukan barang apa yang akan dijual, disini tugas Anda selanjutnya adalah dengan menentukan apakah Anda ingin memproduksi barang secara pribadi atau memilih untuk bekerja sama dengan konsumen.

Sebetulnya akan lebih baik jika Anda memproduksi produk sendiri karena tentunya Anda dapat sekreatif mungkin menciptakan produk sesuai yang Anda inginkan dan karena tidak melalui pihak ketiga maka modalnya pun tidak akan terlalu besar. Kekurangan dari membuat produk dagangan secara sendiri adalah akan membutuhkan waktu yang agak lama dalam pembuatan dan jika barang tersebut tidak lagu kerugian yang ditanggung akan lebih besar.

Disisi lain dengan menggunakan suplier, maka produk yang Anda jual dapat lebih cepat restock karena suplier biasanya telah memiliki karyawan atau pabrik yang besar sehingga dapat membuat produk dalam jumlah yang besar dengan waktu yang singkat. Namun, Anda harus mengeluarkan modal yang lebih banyak dibanding ketika Anda memproduksi sendiri.

  1. Lapak

Setelah faktor produksi diatas, lanjut ke pemilihan lapak untuk berdagang. Saat ini penjualan yang paling besar berada di toko online. Jika barang Anda merupakan barang yang ramah untuk anak muda, maka akan cocok sekali untuk berjualan di toko online. Dalam penelitian menyebutkan bahwa dalam beberapa tahun ke depan semua lapak dagang akan beralih ke online. Sehingga hal ini tentunya dapat menjadi bahan pertimbangan Anda dalam memilih lapak dagang yang tepat untuk berbisnis.

Jika dirasa produk Anda tidak cocok dijual di toko online, maka tak ada salahnya Anda masih menjual dagangan secara offline. Yang terpenting bagaimana bisnis Anda dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan keuntungan yang maksimal.

Demikian beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memulai membuka bisnis untuk Anda yang masih pemula. Faktor diatas tidak akan mungkin berjalan baik, jika tidak disertai dengan faktor yang pertama yaitu niat.